tvOne Newsticker

Beranda

Live Streaming

Program tvOne

Rilis Pres

Jadwal

Indeks

Karier

Tentang Kami

Sabtu, 19 Mei 2012


Kabar IPTEK

LAPAN Segera Putuskan Soal Pembangunan Stasiun Peluncur Satelit

Selasa, 22 November 2011 09:44 WIB

Ilustrasi
(lapan)

Bengkulu, (tvOne)

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) segera memutuskan kepastian rencana pembangun stasiun peluncuran satelit di Pulau Enggano, Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu.

"Akhir tahun ini mereka akan memutuskan apakah proyek itu layak diteruskan atau tidak, karena mereka sudah melakukan survei awal," kata Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah di Bengkulu, Selasa (22/11).

Ia mengatakan tim survei dari LAPAN dan Pemerintah Provinsi Bengkulu menetapkan tiga calon lokasi pembangunan yang sudah disurvei dan hasilnya segera diputuskan.

Ketiga lokasi tersebut berada di selatan pulau atau masyarakat menyebutnya "sebalik" pulau, karena tidak ada permukiman di kawasan itu. Ini sangat sesuai dengan kriteria LAPAN.

Sebelumnya, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu mengkhawatirkan pembangunan stasiun peluncur satelit LAPAN itu akan berdampak buruk terhadap ekosistem Pulau Enggano.

"Kami akan melakukan studi tentang dampak pembangunan proyek tersebut, karena calon lokasinya ada di dalam kawasan konservasi Taman Buru Gunung Nanua, dan Cagar Alam Kioyo," kata Kepala BKSDA Bengkulu Amon Zamora.

Pembangunan stasiun peluncur satelit tersebut, menurut dia jelas akan mempengaruhi ekosistem pulau terluar berpenghuni 2.000 jiwa itu.

Amon mengatakan kawasan Cagar Alam Kioyo dan Taman Buru Gunung Nanua merupakan habitat sejumlah burung edemik Pulau Enggano, sehingga proyek tersebut akan mengganggu habitat sejumlah satwa yang dilindungi lainnya.

Pemerintah Provinsi Bengkulu dan LAPAN sudah menandatangani nota kesepakatan tentang rencana pembangunan stasiun peluncur satelit tersebut pada Agustus 2010.

Selanjutnya, dibentuk tim untuk melakukan sejumlah kajian dan survei untuk menentukan lokasi pembangunan stasiun peluncuran.

LAPAN menargetkan akan meluncurkan satelit ke sejumlah orbit melalui stasiun peluncuran Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat.

Namun, kapasitas stasiun peluncuran roket tersebut terbatas seiring dengan peningkatan jumlah penduduk di sekitar lokasi peluncuran, sehingga menimbulkan risiko yang lebih besar.

Hal itu yang mendasari dipilihnya Pulau Enggano yang merupakan salah satu lokasi strategis untuk meluncurkan satelit dengan target ke orbit polar.

Pulau Enggano merupakan salah satu pulau terluar di pantai barat Sumatera yang dihuni 2.600 jiwa lebih masyarakat adat yang terbagi dalam lima suku besar, yakni Kaitora, Kaahua, Kauno, Kaharuba dan Kaharubi. (Ant)

1960+as
Bookmark and Share
Komentar Kabar
Kirim Komentar